SITUS JUDI ONLINE - Uniknya, desa China ini terletak di dalam sebuah gua

Uniknya, desa China ini terletak di dalam sebuah gua

http://www.pasarpoker.com/app/Default0.aspx?lang=id

SITUS JUDI ONLINE- Desa ini memiliki kondisi yang tak biasa. Letaknya di puncak gunung, di dalam sebuah gua alami. Jika dibayangkan, seharusnya ukuran desa bernama Zhongdong ini tak begitu luas. Tetapi gua yang ditempati Zhongdong tak hanya cukup untuk menampung 100 warga. Sekolah dan lapangan basket pun muat di dalamnya. Jika kita melongok ke dalamnya, suasana desa tak berbeda jauh dengan pemukiman pada umumnya.

Desa Zhongdong terletak di Provinsi Guizhou, China. Letaknya tersembunyi di dalam sebuah gua raksasa yang terbentuk secara alami. Warga desa hidup di dalam gua itu sepanjang tahun.


Desa Zhongdong Avantgardica

Sebenarnya warga Zhongdong hidup di dalam gua karena tak punya banyak pilihan. Dengan ketinggian 1800 meter di atas permukaan laut, gua tersebut hanya dapat diakses dengan mendaki selama 1 jam. Namun gua tersebut bisa menjadi pemukiman yang cukup nyaman dan aman untuk menghadapi cuaca buruk. Mereka melakukan hampir setiap aktivitas di dalam gua. Mulai dari beternak, membuat kerajinan tangan, sekolah, hingga berolahraga.

Desa Zhongdong Carsten Peter

Sayangnya, gaya hidup warga Zhongdong tak didukung oleh pemerintah. Negara menyatakan bahwa 'China bukanlah masyarakat manusia gua' dan menutup satu-satunya sekolah di desa tersebut pada tahun 2011. Akibatnya sekarang anak-anak Zhongdong harus menempuh perjalanan selama dua jam setiap pagi dan sore untuk pergi ke sekolah terdekat. Medan yang harus mereka lalui pun tak mudah.


Desa Zhongdong Metro UK

Walaupun akses terhadap dunia luar terbatas, warga Zhongdong masih ingin mempertahankan pemukiman mereka. Para tetua desa telah berusaha melobi pemerintah daerah untuk membangun jalan penghubung. Dengan begini mereka bisa mendapatkan akses yang lebih baik terhadap sarana infrastruktur di desa terdekat. Namun hingga saat ini yang berhasil mereka dapatkan hanya saluran televisi dan sesekali surat kabar.









Next
Previous
Click here for Comments

0 komentar: