SITUS JUDI ONLINE - Gadis ini Memberikan KePerawanannya Kepada Pacar Barunya !!

Hadiah Keperawanan Dari Pacarku

Hasil gambar untuk hadiah keperawanan dari pacarku

SITUS JUDI ONLINE - Akhir bln. ini saya merencanakan untuk menjumpai cewek yang sudah lama saya kenal melalui sosial media. Tika namanya dia adalah gadis Surabaya yang masihlah kulihah disana juga. Dari biodatanya dia masihlah berumur 20 th. terpaut 5 th. denganku, lantaran saat ini saya telah lulus serta kerja di satu diantara perusahaan di kotaku juga. Berbarengan Tika kami telah terkait tiga bln. lantas. 

Namaku Virgo sesuai sama zodiakku, saya pemuda asli Bandung. Sesungguhnya banyak sich cewek di Bandung yang berusaha untuk mendekatiku namun tak tahu mengapa hatiku telah terpaut pada cewek yang satu ini, walau sebenarnya kami cuma mengetahui melalui media sosial. Tetapi berkali-klai telah kami sama-sama kirim photo tanpa ada editan atau kamera apalah hingga kami tak sama-sama membohongi. 

Sebagai cowok yang telah masuk umur dewasa menurutku, akupun pernah lakukan adegan narasi seks berbarengan bekas pacarku dulu. Tetapi saat ini saya mencari sosok wanita yang dapat saya bawa kepelaminan, walaupun sesungguhnya dipandang dari usianya Tika belum penuhi prasyarat karenanya. Namun cinta memanglah tidak bisa di paksakan, tak tahu kenapa saya sayang kepadanya. 

Sepanjang terkait dengan Tika tidak cuma dengannya saja saya kenal. Tetapi dengan keluarganya juga, yaitu ayahnya mamanya serta kakak perempuannya yang saat ini telah menikah serta tinggal bersamanya juga. Namun saya belum pernah terlibat perbincangan dengan kakak iparnya, walaupun pernah memandangnya sepintas saat saya tengah video call dengan istrinya yang saat itu bercanda seperti umum denganku. 

Kamipun demikian akrab karenanya saya terasa terasanya mengetahui lama keluarga ini. Tak pernah terbesit lagi dalam diriku untuk lakukan adegan seperti dalam narasi seks berbarengan wanita lain, lantaran hati dan fikiranku cuma ada pada Tika kekasihku. Hingga saat itu datang juga, saya bakal pergi ke kota Surabaya untuk menjumpai Tika beserta keluarganya. 

Dengan modal kemauan akupun menjumpai keluarganya demikian saya hingga disana, serta saat ini saya telah ada di depan pintunya lantaran Tika katakan bila dia sekarang ini masihlah ada kuliah. Serta akupun pura-pura masihlah sore datangnya, namun dengan jam masihlah 11 siang saya telah tiba di kota ini “Permisi.. ” Sesaat kemudian pintu terbuka serta tampak wanita separuh baya.


Saya meyakini itu ibu Tika segera saja saya menjabat tangannya serta diapun segera mengenalku. Akupun mengobrol agak lama dengan ibu Tika, sampai Tika datang dari kampusnya diapun sama juga dengan mamanya keduanya sama terperanjat melihatku. Serta malam itu kami berkumpul di depan meja makan, sembari mengobrol untuk lebih dekat lagi mengetahui nyatanya keluarga ini demikian hangat menyambutku. 

Walau saya sangka cuma kakak ipar Tika yang kurang tanggapan melihatku, namun saya buang jauh-jauh fikiranku. Bapak dan ibu TIka mengajakku untuk bermalam disana namun saya menampik serta tetaplah bermalam di hotel yang tidaklah terlalu jauh dengan tempat tinggal Tika. Malam itu saya pulang ke hotel pas jam 10 malam, serta masihlah telponan sama Tika sampai pagi mendekati sekitaran 2 pagi. 

Besoknya saya menginginkan mengajak Tika berjalan-jalan, diapun suka mengerjakannya bahkan juga tak turut kuliah hari ini. Kami menuju satu diantara obyek wisata disana, Tika tampak sumringah di depanku. Saat mata kami sama-sama bertatapan namun saya terasa dia seakan memendam suatu hal yang di menyembunyikan, saya tahu lantaran akupun pernah belajar pengetahuan psikolog namun saya tak berani ajukan pertanyaan kepadanya. 

Hingga akupun mengajak Tika pulang lantaran hari sudah sore namun dia katakan dia ingin turut ke hotel tempatku bermalam saja. Kamipun pulang ke hotel disana saya segera pesan makan malam, lantaran jam telah memberikan 7 malam, tetapi sesudah usai makan serta kami mengobrol panjang lebar akupun mengajak Tika untuk selekasnya pulang serta saya bakal mengantarnya pulang. 

Namun dia tetaplah tidak ingin bahkan juga saat saya paksa dia menangis sembari berkata “Mas Virgo…apa mas bakal mengabulkan keinginan Tika.. ” Tuturnya sembari menunduk “Maksud anda apa TIka.. ” Kataku masihlah bingung, dia menghadap serta memandang mataku “Mas.. TIka masssih peraaawaan.. serta.. eeegghhkk.. ” Dia tampak menangis saya makin bingung dibuatnya serta cuma dapat membelainya. 

Saat ini Tika telah ada didalam pelukanku serta diapun meneruskan perkataanya “Tika sayang sama mas Virgo.. maukan mas…. lakukan jalinan seks dengan Tika..? ” Saya tak yakin apa yang barusan dia katakan “Tika saya datang kesini bukanlah karenanya tapi…” Belum pernah saya meneruskan kata-kataku, Tika telah mendongakkan kepalanya lantas menciumku.


Saya kecup keningnya lalu bibirny Lama saya lakukan hal semacam itu, hingga pada akhirnya saya temukan gundukan empuk di dadanya. Saat saya remas itu “OOoouuuggh… sssssshhhhh…. aaaaaggghhh….. aaaaggggggghhh…. aaaaaaggghhhh… ” Tika mulai mendesah seperti pemain dalam adegan narasi seks, diapun menggelinjang serta bikin saya makin bernafsu saja. 

Sesudah agak lama saya lakukan oral kepadanya pada akhirnya akupun memasukkan kontolku dalam memek Tika. Serta saya yakin bila dia masihlah perawan, saya alami sedikit kesusahan tetapi pada akhirnya “OOOOOuuuggghhh…. aaaaaaggghhhh…. aaaaaaggghh… aaaaaaagghhh.. pelaaan… mas… saaakit….. aaagghh…” Dia merintih serta saya saksikan darah fresh keluar dari dalam memeknya. 

Tetapi saya makin lihai menggerakan pantatku ke atas serta kebawah, sungguh nikmat memek Tika mungkin saja lantaran saya juga mencintainya. Dengan mempercepat gerakanku pada akhirnya akupun rasakan bila saya bakal “OOOOOUuugghhh… Tiiikaaa… saaaaayaaang… aaaaaagggghhhhhh……. aaaaagggghhh… aaaaggghh… ” Larva hangat muncrat dari dalam kontolku. 

 http://www.pasarpoker.com/core/view/main.aspx?lang=id

Penuhi liang senggama Tika yang saya cermati dia memjamkan mata menikmatinya “Saayaang.. maaaf.. ” Kataku kepadanya lantaran dia memejamkan mata sembari menitikkan air mata, demikian saya katakan seperti itu, diapun berkata “Mas janganlah mohon maaf.. jadi Tika suka sekali bisa nikmati hal semacam ini dengan orang yang Tika sayang…” Kembali dia menangis. 

Waktu tersebut saya terasa mesti ajukan pertanyaan apa kepadanya “Tika saat ini mas telah jadi beberapa dari dirimu.. katakan dengan jujur apa yang kau menyembunyikan dariku.. ” BUkannya menjawab dia jadi menangis, serta saya biarkan dia lakukan hal semacam itu hingga pada akhirnya dia menatapku dengan tajam lantas dia peluk saya serta membaringkan kepalanya diatas dadaku. 

Saya membelai rambutnya serta Tika mulai bercerita suatu hal yang dia simpan sampai kini “Mas.. sesungguhnya saya menginginkan selekasnya menjumpai anda.. namun saya takut…sebenarnya saya.. aaaaku…aku kerap di ganggu oleh kakak iparku.. serta dia kerapkali lakukan hal semacam itu namun saya tak berani selalu jelas pada keluargaku. lantaran.. ” Tika kembali sesenggukan didalam dekapanku. 

Saat ini saya tahu mengapa dia tampak demikian takut waktu ada di tempat tinggalnya “Kamu tak perlu meneruskan semua.. mas memahami maksud anda.. agar mas yang mencari pemecahannya Tika.. ” Akupun membawa pulang Tika, serta di depan keluarganya saya katakan bila telah lakukan hal seperti dalam adegan narasi seks. Karenanya saya bakal pulang namun dengan membawa Tika juga buat aku teruskan kuliahnya di kotaku. 

Awalannya semuanya terdiam demikian halnya kakak ipar Tika, serta bapak Tika agak keberatan dengan rencanaku. Bahkan juga dia menampiknya lantaran beliau fikir saya masihlah sangat asing untuk segera masuk dalam keluarga ini, harus pada akhirnya saya mengajak bapak Tika keluar serta kami bercakap berdua serta akupun bercerita semuanya kepadanya. Dengan mata sendu dia berkata terima kasih padaku.









Next
Previous
Click here for Comments

0 komentar: