SITUS JUDI ONLINE - 5 Spesies Tikus Unik yang Sangat Jarang Ditemukan

5 Spesies Tikus Unik yang Sangat Jarang Ditemukan

PasarPoker

SITUS JUDI ONLINE - Tikus adalah salah satu jenis hewan pengerat. Keberadaannya sendiri sangat banyak dan tersebar di berbagai tempat. Tak hayal hewan juga menjadi buruan banyak orang yang tidak menyukai jenis hewan ini. Karena memang dianggap sebagian orang sebagai hewan yang menjijikan.

Namun baru-baru ini banyak peneliti menemukan jenis tikus yang bisa dibilang sangat jarang ditemukan di dunia ini dan bahkan hampir punah. mulai yang paling kecil sampai yang paling besar ukuranya.


1. Tikus Tanpa Geraham


Shew Rat atau tikus kencurut yang memiliki ukuran beberapa sentimeter dan punya moncong panjang di ketemukan di kawasan pegunungan Sulawesi.

Tikus umumnya memiliki gigi seri, gigi taring dan gigi geraham. Namun berbeda dengan tikus ini dimana tidak dimiliki gigi geraham dam hanya memiliki 2 gigi seri dan taring. Hewan yang menurut peneliti mirip curut namun berbeda ini dimasukkan ke dalam spesies dam genus Paucidentomys Vermidax.

2. Tikus Sepanjang Satu Meter



Tim ekspedisi yang membuat film untuk program BBC, Lost Land of The Volcano telah menemukan spesies tikus "Raksasa" di pedalaman hutan Papua Nugini. Tikus ini memiliki ukuran hampir satu meter yaitu 82 sentimeter dan berat 1,5 kilogram.

Tikus berbulu tebal yang ditemukan di bawah Gunung Merapi Bosavi ini diketahui sebagai hewan pemakan sayuran.

3. Tikus Berduri


Selama ini hewan yang memiliki duri lebih dikenal dengan landak.menemukan spesies tikus baru yang memiliki duri yang diberi nama Tikus Berduri Boki Mekot.

Sesuai namanya, tikus ini ditemukan di Boki Mekot di daerah Halmahera, Maluku - Sulawesi. Tikus ini memiliki ciri fisik bulu yang keras bagian belakang punggung yang berwarna cokelat ekor berwarna putih dan perut yang berwarna kelabu terang.


4. Tikus Hidung Babi


Baru-baru ini peneliti dari Museum Zoologi Bogor, Indonesia dan beberapa tim dari Kanada dan Australia menemukan spesies bau tikus yang memiliki hidung bak hewan babi. Penemuan ini sendiri terjadi di Gunung Bako di belantara hutan Sulawesi yang memiliki medan sangat berat untuk ke lokasinya.

Ciri fisiknya sendiri memiliki hidung moncong seperti babi, dan memiliki rambut urogenital yang panjang disekitaran saluran kencing dan tikus baru ini dinamakan Hyorhinomys Stuempkei. Hyro berarti babi, rhino berarti hidung, dan mys berartti tikus. Sementara Stuempkei diambil dari nama samaran Gerolf Steiner, Harald Stuempke penulis buku fiksi The Snouter tentang tikus yang terpapar radiasi hingga hidungnya memanjang.

5. Tikus Berbisa


Banyak ilmuwan mengatakan bahwa tikus berbisa ini mirip dengan Solenodon, yaitu spesies tikus primitif yang selama ini berada di eropa dan amerika latin. Namun sebenarnya ini sangatlah berbeda. Tikus ini diberi nama Moon Rat atau tikus bulan.

Ciri fisik dari tikus ini yaitu memiliki bulu berwarna putih, besarnya bisa mencapai sebesar kucing, bau nya menyengat seperti kentut, dan memiliki air liur beracun untuk mematikan serangga.










Next
Previous
Click here for Comments

0 komentar: